Jakarta, EnergiToday --
Kerusakan lingkungan yang terjadi karena adanya kanal untuk penampungan
dan jalur lalu lintas batubara di Kabupaten Tapin Selatan, Kalimantan
Selatan diharapkan segera berakhir.
"Nampaknya sangat mengkhawatirkan apa yang sedang terjadi di sana, dan
saya harap teman-teman disana, komunitas warga dan ornop lokal dapat
melakukan sesuatu untuk menghentikan pengrusakan yang sedang terjadi,"
ujar Kepala Greenpeace Indonesia, Longgena Ginting.
Seperti dilaporkan Harian Indopos, Kamis (17/04), Greenpeace
memang bekerja untuk isu tambang, saat ini fokus pada industri hilirnya
yaitu di isu PLTU Batubara. Greenpeace mengadvokasi dan mengajak
masyarakat untuk berhenti menggunakan batubara dan beralih ke energi
baru terbarukan.
Menurut Ginting, kanal yang dibangun dua perusahaan sebagai pemodal,
telah menimbulkan kerusakan lingkungan, bahkan penyakit. (nn/ip).
http://energitoday.com/2014/04/17/jalur-lalin-batubara-perusak-lingkungan-diharapkan-berakhir/
Kamis, 01 Mei 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar