Skalanews
- Puluhan orang yang tergabung dalam Masyarakat Anti Manipulasi, Rabu
(5/11), menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Bursa Efek Indonesia
(BEI), terkait dengan penjualan perdana saham PT Blue Bird.
Mereka menilai, banyak pelanggaran dalam proses penjualan saham perdana (IPO) PT Blue Bird tersebut.
Koordinator
aksi, Ali Jambrong menilai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harusnya
melakukan pemeriksaan dan pengawasan yang ketat terhadap keseluruhan
proses IPO tersebut.
OJK juga diminta segera mencabut izin pelepasan saham PT Blue Bird dan BEI juga harus bisa mencermati serta menghentikan go public PT Blue Bird yang dinilai penuh masalah.
"Perihal
informasi dan buruknya kinerja bagian pengawas pasar modal OJK yang
dinilai tidak jeli dan terkesan terburu-buru mengabulkan IPO PT Blue
Bird," kata Ali dalam orasinya.
Menurut Ali dikabulkannya IPO PT
Blue Bird merugikan banyak pihak terutama PT Blue Bird Taxi yang merasa
dirugikan oleh PT Blue Bird serta investor.
OJK seharusnya tidak
melempar masalah yang terjadi antara PT Blue Bird dengan PT Blue Bird
Taxi kepada calon investor atau pembeli saham, sebab banyak data yang
dicantumkan dalam keterangan proses IPO.
"Dalam kasus ini,
calon investor tidak mendapat informasi tidak benar. Karena itu, Kami
mendesak dan menuntut untuk menghentikan penjualan saham yang
mengatasnamakan PT Blue Bird," tutup Ali. (Frida Astuti/buj)
http://skalanews.com/berita/detail/197959/PT-Blue-Bird-Jual-Saham-Perdana-BEI-Didemo
Sabtu, 15 November 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar